Pria yang menderita insomnia atau kesulitan tidur setiap malamnya lebih rentan depresinya ketimbang mereka yang terlelap lebih cepat. Demikian hasil studi tim peneliti University of Western Australia.
Dari sekitar 12 ribu relawan, peneliti menemukan 5.127 orang melaporkan mengalami permasalahan saat tidur. Sebanyak 18% kesulitan tidur, 10% tidak tidur sama sekali, dan 72 bangun dini hari. Jawaban kuesioner yang diisi para relawan menunjukkan mereka cenderung depresi dalam keseharian.
Osvaldo Almeida yang memimpin studi itu mengatakan risiko depresi bertambah besar sejalan dengan pertambahan usia para penderita insomnia. (**)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar